Sambal lamongan / sambal khas warung tenda Banyak warung tenda kaki lima, yang bermunculan menyajikan racikan sambal pedas menyengat enak. Dikemas dengan nama unik dan aneh seperti sambal setan hingga sambal devil. Beberapa warung tenda ini, terkenal dengan ciri khas ulekan sambal dengan puluhan cabe yang bikin nagih.

Bahan Membuat Sambal lamongan / sambal khas warung tenda

  1. Rawit merah (beli di tukang sayur 5000).
  2. 4 cabai hijau besar.
  3. 8 bawang merah.
  4. 4 bawang putih.
  5. 1 tomat ukuran besar.
  6. 3 jeruk limau (peras airnya).
  7. 1/2 gula merah.
  8. 1 terasi merk ju ek.
  9. secukupnya Gula pasir.
  10. secukupnya Garam.

Langkah Memasak Sambal lamongan / sambal khas warung tenda

  1. Goreng bahan hingga layu. Ini sekalian mau bikin sambal lain, jadi digoreng jadi satu. Untuk terasi di goreng terpisah dan hanya sebentar supaya tidak hancur.
  2. Angkat dan tiriskan.
  3. Ulek bahan sambal lamongan, tambahkan gula garam, tes rasa. Kemudian beri air perasan jeruk limau.
  4. Terakhir beri sedikit minyak mendidih dan aduk rata.

Sambal pecel lele menjadi salah satu sambal yang banyak disukai. Meski mudah ditemui di warung-warung tenda pinggir jalan, sambal buatan sendiri pasti lebih nikmat. Sambal colo-colo merupakan sambal khas daerah Ambon, Maluku yang sangat terkenal. Untuk membuat sambal Lamongan caranya: rebus cabai dan bawang merah hingga matang dalam panci atau rantang. Nah, setelah ikan matang dan sambal Lamongan jadi, sekarang ambil piring dan sajikan hidangan ini diatas piring saji untuk kemudian akan siap kita santap.

Get Latest Recipe : HOME